06 April 2013

25 Januari 2013

06 Mei 2011

Daftar Pasar Tradisional di Surabaya

Daftar Pasar Tradisional di Surabaya

Berikut ini adalah daftar nama-nama Pasar tradisional di Surabaya lengkap dengan alamat lokasi pasar tersebut.

NO. NAMA PASAR ALAMAT PASAR
1. Kapasari Baru Jl.Kapasan
2. Aswotomo Jl.Sidodadi 183
3. Pucang Anom Jl.Pucang Anom
4. Gubeng Kertajaya Jl.Kertajaya
5. Bratang :-Bunga,Burung,Inpres Jl.Bratang Binangun
6. Keputih Jl.Keputih
7. Kendangsari Jl.Kendangsari
8. Pacar Keling Jl.Pacar Keling
9. Ambengan Batu Jl.Ambengan Batu
10. Kelapa Jl.Kelapa
11. Sutorejo Jl.Sutorejo
12. Gubeng Masjid Jl.Gubeng Masjid
13. Tambah Rejo Jl.Kapas Krampung
14. Indrakila Jl.Indrakila
15. Tenggilis Jl.Tenggilis
16. Asemrowo Jl.Asemrowo Makam
17. Babadan Baru Jl.Kebalen Timur
18. Bibis Jl.Waspada
19. Balongsari Jl.Balongsari
20. Dupak Rukun Jl.Dupak Rukun
21. Dupak Banderejo Jl.Dupak Banderjo I
22. Krembangan Jl.Krembangan
23. P a b e a n Jl.Songoyudan 77
24. Pegirikan Jl.Nyamplungan
25. Manukan Kulon Jl.Raya Manukan Lor
26. Simo Jl.Simo
27. Simomulya Baru Jl.Simomulyo Ngesang
28. Tembok Dukuh Jl.Kranggan 120
29. Wonokusumo Jl.Wonokusumo Wetan Gg.I
30. K o b l e n Jl.Raden Saleh
31. Jl. Gresik Jl.Gresik
32. Pesapen Jl.Pesapen
33. Kepatihan JL.Kramat gantung
34. Jembatan Merah Jl.Veteran
35. Dupak bangunrejo Jl.Dupak Banderejo
36. Banjar Sugihan Jl.Banjar Sugihan
37. Sukodono Jl.Sukodono
38. Ampel Jl.Ampel
39. Bangkingan Jl.Bangkingan
40. Bendul Merisi Jl.Bendul Merisi
41. Wonokromo Lama Jl.raya Wonokromo
42. Gayungsari Jl.Gayungan
43. Blauran Baru Jl.Kranggan
44. Dukuh Kupang Jl.Dukuh Kupang barat
45. Genteng Baru Jl.genteng Besar 62
46. Karang Pilang Jl.Raya Mastrip
47. Lakarsantri Jl.Lakarsantri
48. Hewan karangpilang Jl.Kolong Marinir
49. Kembang Jl.Pasar Kembang
50. Kedungsari Jl.Kedungsari
51. Keputran Utara Jl.Keputran 12
52. Keputran Selatan Jl.Keputran
53. Pasar Pahing Jl.Kali Rungkut

01 April 2010

bisnis cetak digital

Cetak gambar atau tulisan kini tidak hanya menggunakan media kertas ataupun kertas photo, sekarang cetak gambar sudah bisa menggunakan berbagai macam media (mug, piring, kaos/t-shirt, payung dan lain sebagainya) yang disebut cetak digital/sablon digital. Kebutuhan masyarakat akan cetak secara digital ini sangatlah tinggi, selain hasilnya cepat, beragam warna dan model bisa disesuaikan pesanan.

Cetak digital ini sangat unik dan menarik sehingga bisa juga sebagai hadiah ulang tahun, hiasan rumah/dinding, dan juga bisa untuk membuat kaos Anda lebih unik.. Sangat menarik bukan??? Peluang usaha ini masih sangat terbuka lebar. Tentukan target Anda seperti mahasiswa, pelajar dan bahkan pegawai sekalipun. Tempat yang strategis sangatlah mempengaruhi suksesnya usaha Anda. Pilihlah tempat yang ramai seperti di dekat kampus, sekolah atau di dekat komplek pertokoan.

Berikut analisa bisnisnya:

Analisa UsahaModal Awal

Peralatan:

Mesin cetak digital 5 in 1 paket Rp 8.000.000,00

Komputer Rp 3.000.000,00

Meja+kursi Rp 500.000,00

Jumlah Rp 11.500.000,00Yang termasuk dalam paket: (printer C90, 12 mug, 12 t-shirt, 12 piring, 6 mouse pad, sample paying, template, training, bonus)

Penyusutan:

Masa pakai alat 4 tahun.

Nilai residu Rp 1.000,00.

Penyusutan per tahun = (Rp 11.500.000 – Rp 1.000) : 4

= Rp 11.499.000,00

Penyusutan per bulan = Rp 239.562,00Stok barang:

(kertas, mug, piring, t-shirt, paying, dll) Rp 750.000,00Perlengkapan:

Spanduk promosi Rp 150.000,00

Kalkulator Rp 75.000,00

Kantong plastic Rp 100.000,00

Alat tulis Rp 50.000,00

Jumlah Rp 375.000,00Biaya operasional per bulan

Harga pokok barang Rp 750.000,00

Sewa tempat 10 jt/tahun Rp 840.000,00

Gaji pegawai Rp 750.000,00

Telepon Rp 100.000,00

Transportasi Rp 200.000,00

Perlengkapan Rp 375.000,00

Penyusutan peralatan Rp 239.562,00

Jumlah Rp 3.164.562,00
Omzet:

Rp 150.000,00 x 30 hari Rp 4.500.000,00

Laba / Rugi

(Rp 4.500.000,00 - Rp 3.164.562,00) = Rp 1.335.438,00

serbu serba 5000

Toko “Serbu” Serba Lima Ribu

Taukah Anda toko “serbu” alias serba lima ribu? Ya ini adalah toko yang menjual barang dengan harga yang sudah ditentukan dan seragam yaitu Rp 5.000,00. Barang barang yang dijual biasanya berupa assesoris wanita, alat tulis-menulis, gantungan kunci, pin, boneka kecil dan lain-lain. Konsumen yang paling banyak adalah para remaja atau pelajar.

Keunikan dari toko serbu ini adalah harganya yang tepat Rp 5.000,00 , sehingga para konsumen dapat menyediakan uang pas. Bagi penjual pun tidak perlu repot-repot untuk menyiapkan uang kembalian (receh) karena kisaran uang sudah bisa ditentukan.

Analisa Ekonomi

Modal Awal:

Peralatan:

Sewa tempat usaha 1 tahun Rp 3.000.000,00

Lemari/rak 1 unit Rp 1.000.000,00

Stok barang awal Rp 7.000.000,00

Kalkulator Rp 100.000,00

Jumlah Rp 11.100.000,00


Penyusutan peralatan:

Masa pakai peralatan 4 tahun.

Penyusutan per bulan = Rp 250.000,00


Biaya operasional:

Stok barang Rp 2.000.000,00

Transportasi Rp 300.000,00

Listrik, telepon Rp 300.000,00

Keperluan tulis menulis Rp 50.000,00

Gaji pegawai/penjaga Rp 500.000,00

Penyusutan peralatan Rp 250.000,00

Jumlah Rp 3.400.000,00

Omzet per bulan:

Rp 150.000,00 x 30 hari = Rp 4.500.000,00

Laba per bulan:

Rp 4.500.000,00 – Rp 3.400.000,00 = Rp 1.100.000,00

bisnis percetakan

Dalam bisnis percetakan, modal orang lain sebenarnya itulah modal usaha Anda. Karena jika mereka memesan order cetakan, mereka umumnya membayar panjar 50 persen. Sisanya 50 persen keuntungan Anda. Keuntungan Anda, karena pemesan itu tidak mengetahui bagaimana proses pembelian bahan dan ongkos cetak yang murah. Konsumen hanya tahu harga per lembarnya.
Contohnya jika mereka memesan 1000 lembar undangan atau brosur, maka biasanya harga per lembarnya 2 ribu rupiah. Jadi total pembayaran konsumen dari harga itu 2 juta rupiah. Nah, 1 juta adalah modal Anda mengelola order cetakan. Sisanya, 1 juta rupiah keuntungan Anda. Dalam bisnis percetakan, makin banyak pesanan, maka akan makin besar keuntungan yang akan Anda peroleh.
Bagaimana caranya memulai bisnis percetakan ini meski tanpa modal?
Langkah pertama sebelum memulai usaha percetakan, kumpulkan terlebih dahulu informasi diantaranya Cari tahu di daerah Anda toko-toko penjual bahan percetakan misalnya bahan kertas kertas.
Ambil contoh berbagai jenis kertasnya dan catat harga-harga berdasarkan ukurannya. Sebaiknya jangan hanya satu toko tapi beberapa toko penjual bahan. Catat nomor teleponnya. Ini berguna untuk membandingkan harga dan jika Anda ingin memesan dan menanyakan ketersediaan bahan hanya melalui telepon.
Khusus cetakan undangan, selain kertas undangan, Anda sebaiknya juga membeli contoh-contoh blangko undangan yang paten dan sudah terdesain di toko penyedia blanko undangan. Gunanya, jika ada pemesan, Anda sisa memperlihatkan saja kepada konsumen, contoh blanko tersebut. Ini lebih praktis, karena blanko telah tersedia dan Anda tinggal mengetik dan mendesain redaksi undangannya
Langkah Kedua : Jika skill mendesain Anda masih rendah, gunakan skill orang lain. Karena itu, cari tahu tempat-tempat desain untuk mendesain model dan redaksi undangan . Namun juga lupa, Anda juga tetap belajar mendesain terutama program CorelDraw dan Photoshof. Kedua program ini paling inti dalam percetakan, meski kita tidak memiliki peralatan cetak. Para pemodal besar kan memiliki bahan dan mesin.
Langkah Ketiga : Cari informasi tempat yang menerima jasa ongkos cetak baik sablon maupun offset. Jangan hanya satu tempat. Ingat, tanyakan masing-masing ongkos cetaknya secara detail, sesuai ukurannya. Catat nomor teleponnya. Tujuannya, agar bahan yang Anda beli, Anda desain dan kelak akan Anda bawa ke jasa sablon dan jasa cetak offset.
Langkah Keempat. Cari tahu tempat pembuatan master film khususnya untuk order cetakan yang dioffset. Karena proses cetakan offset ini dimulai dari pembuatan film. Tujuannya agar cetakan lebih cepat, karena kita telah menyediakan film sebelumnya, dan jasa offset tinggal mencetaknya saja.
Jika ada cetakan yang belum mampu Anda tangani, jangan tolak order cetakan tersebut. Sebaiknya, minta waktu kepada konsumen. Nah diam-diam Anda lebih baik menghubungi relasi percetakan Anda. Tanyakan harga dasarnya dan naikkan harga tersebut. Karena biasanya sesama percetakan
harga dasar yang diberikan, bukan harga umum. Biarlah relasi Anda yang menanganinya karena mereka lebih berpengalaman. Anda tinggal mengontrol pesanan tersebut, karena melalui Anda.
Untuk penentuan harga, baik cetakan undangan maupun offset, Anda sudah bisa mengkalkulasi berdasarkan informasi yang Anda peroleh, harga bahan kertas, Rp 300 Ribu sebanyak 100 lembar. Ongkos sablon Rp. 300 Ribu hingga selesa. Ongkos cetak misalnya order dicetak mesin offset Rp 250
ribu. Berdasarkan pengalaman, umumnya modal semua itu maksimal biaya 50 persen dari pesanan. Jadi 50 persen berikutnya adalah keuntungan Anda.
Jika Anda telah mengetahui semua di atas berarti langkah-langkah Anda adalah :
1. Menerima order undangan atau brosur.
2. Ke tempat desain untuk mendesain pesanan.
3. Memperlihatkan redaksi pesanan baik undangan maupun brosur kepada konsumen untuk melihat final dan redaksi pesanan.
4. Setelah redaksi dan disain disetujui pemesan, maka langkah
- Anda beli bahan seperti kertas.
- Bawa bahan kertas dan desain ke percetakan sablon atau offset sekaligus dengan file desainnya
- Selanjutnya dan mengontrolnya
- Setelah selesai, Anda menerima sisa pembayaran. Itulah keuntungan Anda
Hanya memanfaatkan modal, skill dan pengetahuan orang lain, serta informasi yang tak diketahui konsumen, Anda sudah bisa mendapatkan penghasilan.

31 Maret 2010

budidaya jamur

JAMUR, dalam sejarah telah dikenal sebagai makanan sejak 3000 tahun yang lalu, dimana jamur menjadi makanan khusus buat raja Mesir yang kemudian berkembang menjadi makanan spesial bagi masyarakat umum karena rasanya yang enak. Di Cina, pemanfaatan jamur sebagai bahan obat-obatan sudah dimulai sejak dua ribu tahun silam.
Jamur merang merupakan jenis jamur yang pertama kali dapat dibudidayakan secara komersial. Di Cina jamur merang mulai dibudidayakan sejak pertengahan abad 17, dan di Indonesia tanaman ini diperkirakan mulai dibudidayakan sekitar tahun 1950-an.

I. Pembuatan Kumbung

A. Penentuan Lokasi :

1. Sumber jerami
2. Sumber air
3. Jalan

B. Persyaratan Kumbung :

* Dinding dalam dan atas menggunakan plastik polyetilen.
* Dinding luar menggunakan sterofoam.
* Kumbung lebih baik ditempat

C. Perbedaan kumbung :

* Kumbung atas lancip : bila panas maka uap akan mengalir ke samping. Digunakan untuk kumbung yang memiliki satu rak ditengah.
* Kumbung atas datar : uap air akan jatuh ketengah-tengah kumbung. Digunakan untuk kumbung yang memiliki dua rak

II. Media

1. Jerami
2. Kapur CaCO3
3. Dedak
4. Limbah kapas

a) Jerami mengandung :

* Lignin
* Selulosa
* Silicca

b) Alternatif jerami :

* Alang-alang
* Eceng gondok
* Batang jagung
* Kelaras pisang

c) Alternatif limbah kapas :

* Hampas sagu
* Hampas tahu
* Hampas tempe
* Hampas kapuk

III. Pembuatan Kompos

1. Lapisan atas : kompos kapas
2. Lapisan bawah : kompos jerami

IV. Memasukkan Kompos

1. ±10 hari kompos jerami masuk kumbung, simpan setinggi ±40 cm/rak.
2. Lapisi ± 0,5 cm kompos kapas yang telah dikompos selama 1 bulan.
3. Pasteurisasi sampai suhu 70°C, pertahankan 4-5 jam.
4. Penanaman dilakukan bila suhu < 40°C.

V. Pasteurisasi / Steam

1. Lantai kumbung dibersihkan.
2. Peralatan untuk wadah penanaman bibit harus disertakan dalam pasteurisasi.
3. Semua ruang tertutup.
4. Drum pasteurisasi diisi penuh, salurkan pipa ke dalam kumbung.
5. Setelah mencapai 70°C (biasanya setelah 7-8 jam). Suhu dipertahankan selama 4-5 jam
6. Penanaman bibit dilakukan setelah istirahat 1 hari.

Catatan : - bila penyeteaman tidak matang, maka jendela harus dibuka agar amoniak keluar.
- bila penyeteman matang, maka jendela ditutup saja.

Alat Pasteurisasi Jamur.jpg Peralalatan Pasteurisasi

VI. Penanaman Bibit

1. pH diusahakan mencapai 7 / netral.
2. Peralatan untuk penanaman yang telah di pasteurisasi disiapkan untuk diisi bibit.
3. Bibit log dihancurkan agar lembut. ( 1 log untuk 1m2)
4. Bibit ditabur pada 2/3 media dari tinggi media / tengahnya tidak di tabur.
5. Bibit sempilan di tanam di bawah media gulungan sebanyak 2 tempat tanam.
6. Bisa juga dibuat bantalan di tiang danditanami bibit.
7. Hari I : penanaman dilakukan sore hari.
8. Hari II : pertumbuhan miselium diperhatikan.
9. Hari III : - Bila bibit telah keluar miselium, maka langsung disiram.
- Bila bibit belum tumbuh, maka penyiraman dilakukan hari ke 4.
- Penyiraman bibit dilakukan pada tengah hari ± pkl 13.00
10. Hari IV : mulai hari ke 4, pintu & jendela dibuka antara pkl 06.00-06.15.
11. Hari V : jendela dibuka 15°. Pintu di buka pkl 00.00 selama ½ jam.
12. Hari VI : jendela di buka 30 °.
13. Hari VII : jendela di buka 45°.
14. Hari VIII : jendela di buka 60-90° / bila jamur tumbuh besar.
15. Panen selanjutnya jendela dibuka terus sampai selesai.

VII. Pemeliharaan Media

1. Penyiraman dilakukan 3 atau 4 hari setelah tanam.

* untuk mengubah masa vegetatif menjadi masa generatif. Karena penyiraman dilakukan pada siang hari sehingga jamur menjadi stress dan mengubah fase tanam.

2. Temperatur ruangan 34-36°C.
3. Temperatur media 34- 38°C.
4. Bila temperatur media mencapai 38°C atau lebih maka akan tumbuh cendawan Monilia,
tumbuh antara hari ke V – VIII.

VIII. Panen

1. Ciri jamur siap tanam :

* Bila masih ada tonjolan , panen dilakukan keesokan harinya.
* Bila bulat sudah merata , jamur siap panen.

2. Cara panen jamur :

* Lebih baik tidak menggunakan kuku tangan, tetapi menggunakan pisau yang telah disterilkan.
* Tinggalkan / sisakan sedikit pangkal buah jamur yang di panen.
* Media tidak boleh terangkat.

3. Penyebab menurunnya kualitas jamur merang (bercak-bercak):

* Pasteurisasi tidak matang
* Dedak tidak matang

4. Penyebab jamur pecah :

* Suhu terlalu tinggi
* Terlambat waktu panen.